When You Feel That Life Just So Exhausting
![]() |
| cut scene of Devilish Joy K-drama |
Exhausted: drained of one's physical or mental resources; very tired.
When you feel of tired and exhausted, just give a break to yourself. Have a sit or lay down in the wide-open field. On the grass, you sit on and fold your feet, let the wind gently stroke your hair or kiss your skin. Close your eyes. Then, take a very deep breath. Feels the air that flows in your vein from the nose, lung, brain, heart, and even your foot.
Let the moment happen for minutes or for hours. Don't allow the noises surrounded distract your focus on your universe, yourself. All the aches that your body and soul feel, were coming both from the outside and inside you. Give a warm shake to them, greet with the genuine of you.
When you start to relax, then, talk to yourself. Make a good dialogue. A deep conversation. To the heart and the soul inside. Ask what you really need and desire. Enquire what the hardest feeling that exhausted you today. What are you craving for and what you don't? Tell yourself, that you are superhuman alive that worth to live a lively life
also see: Metanoia
Talk to yourself. Talk to the supreme and the paramount of your life. Say thank you and you are very grateful for what you have been doing. Praise of the good deeds you did. The comfort of disappointment that grows inside your heart. Embrace the guilty and faulty. Be friendly to unrighteous and mistaken, and gently let it all go in the right time. And love the love that you nurture since you came to the world. If it does not appease you, repeat again from the start. Take a deep breath, feel it's flow within the vein to the lung, brain, arm, heart, and feet.
visit too: Wanderlust
![]() |
| Illustration photo by @lisvifadlillah |
P.S: I love you.
Ketika kamu menghadapi rasa letih dan lelah yang sangat, beristirahatlah. Duduk atau berbaringlah di tempat terbuka yang luas. Di taman-taman kota atau di atap gedung. Saat kau duduk di atas rerumputan hijau sambil menyilangkan kaki, biarkan angin lembut membelai rambut dan kulitmu. Itu adalah sebuah hadiah kecil yang Tuhan berikan. Pejamkan mata. Lalu ambillah napas yang dalam. Rasakan setiap udara yang kamu hirup mengalir dalam nadimu, ke paru-paru, otak, jantung, dan kaki-kakimu yang letih berjalan.
Biarkan momen itu berlangsung dalam beberapa menit bahkan berjam-jam. Jangan biarkan kebisingan di sekitar mengganggu konsentrasimu pada semesta, dirimu sendiri. Semua rasa sakit yang tubuh dan jiwamu rasakan, semua berasal dari dalam dan luar. Berikan sambutan hangat pada mereka, salami dengan apa adanya kamu.
Ketika kamu mulai merasa lebih ringan dengan semua beban, mulailah bicara pada dirimu sendiri. Buatlah dialog yang baik. Ciptalah perbincangan mendalam. Kepada hati dan jiwa yang bersemayam dalam dirimu. Tanyakan, apa yang kamu butuhkan dan sangat inginkan. Tanyakan, perasaan berat apa yang paling melelahkanmu. Apa yang sangat kamu damba hingga begitu terasa menyiksa karena belum mendapatkannya. Katakan pada dirimu bahwa kamu adalah manusia super yang mega hidup dan pantas hidup dengan lebih bergairah.
Bicaralah pada dirimu sendiri. Bicara pula kepada Yang Maha dalam dirimu. Ucapkan kata-kata baik, berterima kasih, dan bersyukurlah atas apa yang telah kamu lakukan. Pujilah dirimu sendiri atas perbuatan baik yang telah kamu kerjakan. Berikan kata yang mententramkan pada rasa kekecewaan, dan perlahan dengan perasaan yang lembut semua akan berlalu dengan halus di waktu yang tepat. Dan jangan lupa untuk mencintai cinta yang telah kau tumbuh-rawatkan bersama kelahiranmu di dunia. Jika ini semua belum meredakan segala kecamuk rasamu, ulangi sekali lagi dari awal. Ambil napas panjang, rasakan setiap aliran dan getarannya menuju paru-paru, otak, lengan, jantung, dan kakimu.
Jika kamu bukan tipe yang mau melakukan segalanya sendiri, maka jangan ragu untuk membicarakannya pada sahabat, belahan jiwa, atau mereka yang kamu percaya. Berbagilah perasaan gundah dan beban pikiran yang memberatkan desah napasmu. Ijinkan mereka membantumu melihat dirimu dengan lebih jernih dalam momen itu. Minta tolonglah pada mereka untuk berjalan denganmu dalam memulai hari baru setelah badai menimpamu.
Jakarta, 7th November 2018
@lisvifadlillah



Komentar
Posting Komentar